Selasa, 10 Juli 2018

Stasiun TV Nasional di Indonesia


   Stasiun Televisi Nasional di Indonesia

 Sistem televisi berjaringan di Indonesia adalah sistem televisi di Indonesia yang mengharuskan televisi-televisi yang memiliki daya frekuensi siaran nasional, agar melepaskan frekuensi terhadap daerah- daerah siaran mereka dan menyerahkan pada orang/lembaga/organisasi daerah yang ingin menggunakannya untuk dikembangkan. Bila televisi-televisi yang berlokasi di Jakarta menginginkan siarannya dapat diterima di daerah tertentu, maka ia harus bekerjasama dengan televisi yang ada di daerah bersangkutan. Sistem ini diberlakukan di Indonesia pada tanggal 28 Desember 2009. TV nasional dapat bertindak sebagai induk stasiun jaringan dan TV lokal bertindak sebagai anggota stasiun jaringan, stasiun induk bertindak sebagai koordinator yang siarannya direlai oleh anggota (pasal 34 ayat 1 dan 2 PP Penyelenggaraan Lembaga Penyiaran Swasta). [wikipedia]
     
Kalian sudah tahu membadakan TV Nasional dengan TV Swasta kan ?!?!. Jadi TV Nasional dan TV Swasta memiliki perbedaan pada jaringan maupun kepemilikan. Stasiun TV Nasional dalam kepemilikan, dimiliki oleh pemerintah sedangkan stasiun TV Swasta dimiliki oleh orang tertentu atau orang yg bukan anggota pemerintah.
Dalam hal pembiayaan atau dana. Stasiun TV Nasional dibiayai oleh pemerintah sedangkan Stasiun TV Swasta membiayai diri mereka sendiri. 
 
Logo
Nama
Pemilik
Diluncurkan
Aliran
Tipe
Sebelumnya
Organisasi
TVRILogo2006.svg
Jum'at, 24 Agustus 1962
Pemerintah
Publik

RCTI logo 2015.svg
Rajawali Corporation(1989-2000)
Bimantara Citra (1989-2003)
MNC Media(2003-sekarang)
Kamis, 24 Agustus 1989
Hiburan Umum
Swasta
Sebagai TV berbayarkhusus di wilayah Jabodetabek (24 Agustus 1989 - 24 Agustus 1990)
GTV logo (2017).png
IIFTIHAR(1999-2001)
Bimantara Citra (2001-2003)
MNC Media(2003-sekarang)
Selasa, 08 Oktober 2002 (sebagai Global TV)
Rabu 11 Oktober 2017 
(sebagai GTV)
TVG (namanya digunakan sebagai sebutan dari "Global TV", 8 Oktober 2002 - 13 Oktober 2006)
Global TV (
13 Oktober2006 - 11 Oktober2017)
MNCTV logo.png
Siti Hardijanti Rukmana(1991-1998)
Cipta Lamtoro Gung Persada (1991-2003)
MNC Media(2003-sekarang)
Rabu, 23 Januari 1991(sebagai TPI)
Rabu, 20 Oktober 2010 
(sebagai MNCTV)
INews TV logo.svg
Sindo Media(2011-2015)
MNC Media(2007-sekarang)
Senin, 05 Maret 2008(sebagai SUN TV)
Senin, 26 September 2011 
(sebagai SINDOtv)
Senin, 06 April 2015
(sebagai iNews TV)
Berita dan Olahraga
SUN TV (5 Maret 2008- 25 September 2011)
SINDOtv (
26 September 2011 - 6 April 2015)
SCTV Logo.svg
Bimantara Citra (1990-1996)
Indika Group(1996-1999)
Surya Citra Media(1999-sekarang)
Jum'at, 24 Agustus 1990
Hiburan Umum
Surabaya Centra Televisi (SCTV) (selama menjadi relayRCTI di Surabayahingga 23 Agustus1993)
INDOSIAR2015.png
Salim Group(1995-2004)
Indosiar Karya Media(2004-2013)
Surya Citra Media(2013-sekarang)
Rabu, 11 Januari 1995

Antv logo (2017).png
Bakrie Group(1993-2006)
Visi Media Asia (2006-sekarang)
Senin, 01 Maret 1993
ANteve (namanya digunakan hingga 13 Maret 2003, sebelumnya sebagai siaran lokal di Lampung pada 1 Januari hingga 28 Februari 1993)
TvOne logo 2012.svg
ALatief Corporation(2002-2006)
Visi Media Asia (2006-sekarang)
Selasa, 30 Juli 2002(sebagai Lativi)
Kamis, 14 Februari 2008 
(sebagai tvOne)
Berita dan Olahraga
Lativi (30 Juli 2002 - 14 Februari 2008)
New MetroTV Logo 2010.png
Sabtu, 25 November 2000
Berita

Trans 7 2013.svg
Kompas Gramedia(2001-2006)
Trans Corp(2006-2013)
Trans Media(2013-sekarang)
Minggu, 23 November 2001 (sebagai TV7)
Jum'at, 15 Desember 2006 
(sebagai Trans7)
Hiburan Umum
Trans TV 2013.svg
Trans Corp(1999-2013)
Trans Media(2013-sekarang)
Sabtu, 15 Desember 2001

Rajawali Televisi.svg
Sofia Koswara(2009-2012)
Rajawali Corporation(2012-sekarang)
Minggu, 01 November 2009 (sebagai B-Channel)
Sabtu, 03 Mei 2014
(sebagai RTV)
B-Channel (1 November 2009 - 3 Mei 2014)
KOMPAS TV (2017).png
Jum'at, 09 September 2011
Berita dan Olahraga

Netmediatama.png
Minggu, 26 Mei 2013
Hiburan Umum
TV Anak Spacetoon(namanya digunakan sebagai Terestrial hingga 18 Mei 2013)

Struktur Organisasi dan Visi Misi Pertelevisian


Struktur Organisasi dan Visi, Misi Pertelevisian 
 

1.2              Struktur Organisasi Pertelevisian
·         Direktur Utama 

·         Direktur Programming
Merupakan orang yang bertanggung jawab atas segala kegiatan mengenai pembuatan konten program.

·         Direktur Sales & Marketing
Orang yang mengepalai beberapa divisi dan bertugas untuk menjual program kepada pemasang iklan. Staf bagian penjualan akan selalu berkoordinasi dengan bagian program. Kerja sama kedua bagian ini akan menghasilkan berbagai kesepakatan untuk mengatur waktu siaran yang biasanya sangat rinci yang dihitung berdasarkan detik. Orang yang terlibat yaitu manajer pemasaran beserta staf nya misalnya marketing serta humas.
·         Direktur Financial & GA
Orang yang bertanggung jawab atas keluar masuknya keuangan serta mengelola finansial perusahaan televisi tersebut seperti pengaturan gaji karyawan.

·         Direktur Operasional (Produksi)
Orang yang bertanggung jawab, merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh pelaksanaan operasional perusahaan televisi dan membuat standar perusahaan mengenai semua proses operasional, produksi, proyek dan kualitas hasil produksi. Yang membawahi divisi produksi, divisi facilities, dan divisi pemberitaan.
·         Divisi Produksi
Berperan dalam produksi dan distribusi konten selain berita, yang bersifat hiburan seperti talkshow, reality show ataupun drama.

1.      Executive Producer
Seseorang yang memprakarsai (mempunyai ide) dan mengelola produksi paket acara televisi.

2.      Producer
Seseorang yang dipercayai oleh executive producer untuk melaksanakan ide/gagasannya. Executive producer dan producer dapat dirangkap satu orang.



3.      Production Assistant
Orang yang bertanggung jawab mempoduksi langsung dilapangan/lokasi shoting/clip/filmatas Hasil brainstorming yang telah disetujui tim produksi.

4.      Creative
Orang yang merumuskan dan mengembangkan ide acara menjadi sebuah konsep, mulai dari konsep dasar sampai konsep secara detail yang kemudian dipresentasikan kepada tim produksi.

·         SPV Director
Terdiri dari program director,floor director, dan show director.

1.      Program Director
Orang yang bertanggung jawab penuh atas teknis produksi.

2.      Floor Director
Orang yang melaksana instruksi Director saat proses produksi berlangsung dan menjamin terlaksananya proses produksi sesuai dengan arahan director.

3.      Show Director
Bisa dibilang merupakan otak dari sebuah acara. Dialah yang berperan penting dan mengatur agar segalanya berjalan sesuai rencana. Dia jugalah yang paling mengenal semua hal tentang acara yang sedang dibuat.

·         Unit Produksi
Menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan untuk shooting yang sifatnya non teknis, seperti perjanjian lokasi shooting, koordinasi dengan semua kru yang terlibat, membantu keamanan di lokasi, dan memastikan aspek-aspek pendukung lainnya (seperti konsumsi dan transportasi) tersedia.

1.      Sponsorship
Dukungan finansial atau materi pendukung kepada suatu organisasi, orang, atau aktivitas yang dipertukarkan dengan publisitas merek dalam suatu hubungan kerjasama.

2.      Unit Production Manager
Seorang eksekutif yang bertanggung jawab kepada seorang produser untuk mengatasi segala administrasi sebuah film tertentu, Unit Production Manager hanya bekerja pada satu film pada suatu waktu.

3.      Unit Talent
Penanggung jawab tata rias muka, rambut, aksesoris, dan penghubung pengisi acara.

·         Divisi Facilities
Terdiri dari Art Director, Production Service, Technical Service

1.      Art Directur
Bertanggung jawab kepada desainer produksi, bertugas mengawasiclangsung kinerja seniman dan pengrajin, seperti para desainer, seniman grafis, dancilustrator yang memberikan rancangan untuk dikembangkan oleh desainer produksi

·               Wardobe : orang yang mengatur rias wajah / make up.
·               Set & Properties : orang yang mengatur Set (panggung, latar atau sejenisnya), dan Property (perabot, barang-barang penghias panggung).
·               Set designer : orang yang mendesain kebutuhan set property untuk aktifitas proses produksi dengan menggunakan aplikasi-apliaksi desain
·               Desain grafis : orang yang bertanggung jawab untuk sebuah tampilan agar tampak menarik, yang bisa diaplikasikan dalam berbagai bentuk materi promosi yang berkaitan dengan produk dan publik.
·               Music arranger : orang yang membuat aransemen vokal, instrumen, serta gabungan vokal dan instrument musik.

2.      Production Service

·         Control room :ruang kendali siaran televisi merupakan ruangan yang berisikan perangkat teknis utama penyiaran dalam mengontrol segala proses siaran stasiun televisi.
·         Audio operator : penanggung jawab audio
·         Camera operator : Juru kamera / cameramen.
·         Lighting operator : penanggung jawab pencahayaan.

3.      Technical Service
Berperan dalam pengelolaan fasilitas teknik penyiaran dari perencanaan hingga perawatan seluruh alat teknik. Divisi ini membawahi departemen yang bertanggung jawab atas master control, maintenance, IT, transmisi dan pendukung teknik.

·         Electrical :
·         Technical support : Mengelola dan melaporkan penggunaan, penyediaan, kondisi, peng-instalan dan pengoperasian peralatan di studio, OB Van, OB Kit dan SNG, Memastikan bahwa seluruh peralatan dapat digunakan dengan optimal dan efisien.
·         Technical director :Sebagai chief untuk seluruh kru teknik yang memastikan seluruh peralatan dan fasilitas teknik siap digunakan pada setiap sesi rekaman maupun siaran langsung.

·         Divisi Pemberitaan
Berperan dalam produksi dan distribusi program berita.Divisi ini membawahi departemen peliputan, produksi, program khusus dan website.

1.3              Visi dan Misi Organisasi
Setiap organisasi pada umumnya dan termasuk juga organisasi atau lembaga penyiaran pertelevisian, pembentukannya pasti mempuyai tujuan tertentu yang biasa disebut sebagai visi dan misi.Visi merupakan sesuatu yang menjadi tujuan akhir organisasi (yang umumnya ideal), sehingga gerak langkah organisasi dilakukan dan di rencanakan semuanya menuju visi tersebut.Adapun misi adalah sesuatu yang menjadi tujuan jangka pendek dan menengah untuk mencapai visi di maksud. Pencapaian misi akan menuntun organisasi mempunyai program-program keseharian yang mempunyai corak sesuai dengan tujuan itu.
Dalam hal lembaga penyiaran Indonesia, tentu akan mempunyai visi dan misi sesuai dengan pengaturan di bidang penyiaran yang ada, yaitu UU NO. 32/2002 tentang penyiaran.Dalam UU NO.32/2002 ini, tuntunan yang diberikan bagi bidang penyiaran tertuang pada konsiderans butir C dan pasal 1 butir 10. Konsideran butir C berbunyi:
“bahwa untuk menjaga integrasi nasional, kemajemukan mayarakat Indonesia dan terlaksananya otonomi daerah, maka perlu di bentuk sistem penyiaran nasional yang menjamin terciptanya tatanan informasi nasional yang adil, merata, dan seimbang guna mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”
Pasal 1 butir 10 berbunyi:
“sistem penyiaran nasional adalah tatanan penyelenggaraan penyiaran nasional berdasarkan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku menuju tercapainya asas, tujuan, fungsi, dan arah penyiaran nasional sebagai upaya mewujudkan cita cita nasional sebagaimana tercantum dalam pancasila dan UUD Negara republic Indonesia tahun 1945”


Jika ada yang ingin dipertanyakan atau ada yang kurang silahkan di komen...
Jangan Lupa untuk terus berkunjung di blog ini ^_^ 

Sejarah Televisi


Sejarah Lahirnya Televisi
            Pada tahun-tahun yamg bersamaan dengan pemunculan konsep penyiaran radio FM, sistem penyiaran televisi juga berkembang dan tercatat pada 1939 di suatu World’s Fair di Amerika, Zworykin yang dibantu oleh Philo Farnsworth berhasil memperkenalkan pesawat televise pertama. Kemajuan teknologi dibidang penyiaran televise ini didahului oleh penemuan Vladimir Kosmich Zworykin, 11 yaitu berupa satu sistem tabung-pengambil-gambar (pickup tube) iconoscope yang merupakan bagian dari kamera elektronik pada 1923.
1.      Sebagai Penemuan Teknologi
Sebelum penemuan Vladimir Zworkyin ini, penelitian sistem televise sudah dimulai dirintis beberapa tahun sebelumnya oleh beberapa peneliti, sehingga sistem televise bukan merupakan penemuan penemu tunggal melainkan bersamaan atau memang mereka meneliti bersama-sama. Tercatat sebagai tonggak sejarah perkembangan televisi,berikut ini dituliskan peristiwa-peristiwa penting itu.
1884   Paul Gottlieb Nipkow (22 Agustus 1860-24 agustus 1940),peneliti berkebansaan jerman, membangun satu teknologi piringan putar (rotating disc) untuk mentransmisikan sinyal gambar melalui kawat. Sistem ini dinamakan nipkow disc.paul nipkow merupakan orang pertama yang menemukan prinsip scanning televisi,yaitu mengambil besaran intensitas cahaya pada bagian kecil gambar yg disebut (pixcel) untuk diolah dan di transmisikan.
1925 John Logie Baird (13 agustus 1888-14 juni 1946), peneliti berkebangsaan inggris, yang merupakan penemu pertama sistem televisi.karna masih menggunakan bagian bergerak untuk menghasilkan gambar, maka sistemnya dinamakan electromechanical television. John baird mengadopsi prinsip scanning paul nipkow, yang kemudian diterapkan secara electronik. JLB dianggap sebagai “Bapak Televisi”.
1927          John L.Braid  berhasil mentransmisikan sinyal televisi sejauh 705 km dengan menggunakan jalur telepon London dan Glasgow. Ini perupakan televisi pertama dengan menggunakan sistem 30 garis dari Braid. Kemudian BBC menyiarkan program televisinya antara 1929-1932. Dalam perkembangannya kemudin pada 1936, jumlah sistem garis ditingkatkan menjadi 240 garis dengan menggunakan peralatan tambahan. Tetapi karna sistemnya belum memanfaatkan penggunaan tabung sinar  katode, yang menjadi dasar televisi modern, sehingga sistem buatangnya kalah bersaing sistem baru di tahun 1933.

1927 Philo Taylor Farnsworth (1906-1971) yang merupakan salah satu penemu pertama sistem televisi seluruhnya electronik, berhasil menstrasmisikan gambar televisi 60 garis. Sinyal gambar yang ditransmisikan ini adalah tanda dollar. Farnsworth berhasil mendesain tabung dissector yang mendasari rancangan electronik televisi dan berhasil mendapatkan paten pada 1927.
1935 Vladimir Kozmich Zworykin menemukan sistem cathoderaytube yang disebut kinoskop yang digunakan sebagai tabung gambar pada  televisei. Sebelumnya ditemukan olehnya tabung iconoscope (1923) yang bentuk kameranya.
1948 Louis W Parker (1906-1993), lahir di Budapest, hongaria yang kemudian berimigrasi ke Amerika serikat pada 1932, menemukan sistem receiver TV yang sekarang ini teknologinya digunakan. Yaitu teknologi yang dikenal sebagai intercarrier sound system, yang menyinkronkan antara suara dan gambar.penemunya mendapat paten N0.2.448.908.
1953 Merupakan saat pertama televisi berwarna diudarkan secara komersial yang diresmikan oleh FCC pada 17 Desember 1953. Sistem televisi berwarna didesain oleh RCA. Tercatat sebelumnya telah di perkenalkan konsep televise berwarna oleh zworykin pada 1925 dan mendapat paten dari pemerintah Amerika,sementara di jerman juga pernah di perkenalkan konsep TV berwarna ini pada 1904.
2.      Sebagai Industri
Akibat dari ditemukannya beberapa sistem dan konsep teknologi televise dari tahun ke tahun yg dipelopori oleh Paul G. Nipkow pada 1884 dengan teknologi piringan putarnya (rotating disc), maka industri penyiaran televise juga dengan sendirinya ikut berkembang. Begitu ditemukan sistem televise mekanik oleh John L. Baird, berdiri stasiun televise Baird Television Limited pada 1934, yang menyiarkan programnya dari Crystal Palace, London. Siaran gambar diam diiringi orkes simfoni Gamount British yang memainkan lagu-lagu ilustrasi dari satu film.
Tongkak sejarah perkembangan industri televise, selanjutnya yang dimulai dari berdirinya stasiun televise BBC di London antara lain:
1929 BBC mengudarakan siaran percobaan dengan menggunakan temuan John Logie Baird, yaitu sistem televise 30 garis (12,5 gambar/detik). Dan berkembang menjadi siaran regular pada 1936 dengan menyiarkan sistem 405 garis dari perusahaan Marconi-EMI (Electronic and Musical Industry) sistem secara alternative.
1929 Penyiaran televise secara regular dimulai di Jerman, yang kemudian menyiarkan liputan Olympic games yang disiarkan dari stasiun di Berlin dan Leipzig. Sistem yang digunakan masih menggunakan teknologi temuan John Logie Baird.
1931 Penyiaran televisi secara regular di mulai di Prancis.
1950 Deustche-Welle atau DW berdiri yang terdiri dari stasiun televisi dan radio. Kantor berkedudukan di Kota Bonn.
1951 Stasiun TV Nederland-1 berdiri yang merupakan public broadcasting pertama di Belanda.
1952 Tepatnya pada 6 September 1952, CBC (Canadian Broadcasting Corporation) TV station berdiri dengan stasiun pemancarnya di Montrel, Quebec. CBC sendiri sebagai stasiun penyiaran radio telah berdiri sejak 1936.
Pada tahun-tahun yang lain masih banyak stsiun penyiaran yang berdiri, di antranya di Uni Soviet, Italia, Australia, dan kawasan benua di dunia ini. Secara umum dapat dibagi periode waktunya sebagai berikut :
1930 – 1939          Kawasan Eropa dan Amerika
1940 – 1949          Sebagian kawasan Asia/Jepang, Alaska.
1950-1959             Kanada,Amerika Latin,Kawasan Afrika, Asia Barat, dan Australia.
1960-1969             sebagian kawasan Afrika dan Indonesia.
1970-1989             sebagian Asia Tenggara,afrika,dan Papua New Guinea.